4 Jenis Roti yang bikin berat badan ideal

By: | Tags: | Comments: 0 | Januari 9th, 2015

Memiliki tubuh langsing dan proposional merupakan impian semua wanita di dunia. Tak heran, berbagai cara dilakukan untuk mendapatkan tubuh ramping. Terkadang, kaum wanita rela menjalani diet ekstrem. Untuk mendapatkan tubuh ramping tak harus menjalani diet super keras. Biasanya, setiap telintas untuk berdiet, yang terpikir adalah menghindari atau mengurangi makanan. Biasanya karbohidrat dan makanan manis. Mengosumsi roti juga bisa membantu program diet Anda. Namun, harus diperhatikan juga jenis-roti-yang-dikonsumsi.

  1. Roti gandum

roti1
Roti ini baik untuk diet sehat. Roti ini mengandung karbohidrat komplek, rendah lemak, sumber protein, dan kaya akan nutrisi dan serat. Namun, pastikan anda jangan salah membeli. Harus yang benar-benar terbuat dari 100 persen gandum.

Roti gandum terbuat dari tepung gandum, namun beberapa juga dibuat dari gandum utuh. Pada umumnya, roti ini berwarna coklat. Hal ini disebabkan oleh warna biji- bijian gandum murni yang langsung dicampurkan pada adonannya. Kandungan dan manfaat roti gandum adalah sebagai berikut:

  1. Serat
    Karena dibuat dari gandum utuh, roti gandum memiliki lebih banyak kandungan serat ketimbang roti jenis lain, misalnya roti tawar putih. Kandungan serat dalam selembar roti gandum adalah sebesar 2 gram, sangat jauh ketimbang kandungan pada roti tawar putih yang hanya 0,5 gram saja. Hal ini dikarenakan gandum yang dimasukkan dalam adonan roti hanya dikupas kulitnya saja, sehingga serat yang dihasilkan jauh lebih banyak daripada gandum yang digiling lembut.
  2. Karbohidrat
    Bila dibandingkan dengan roti tawar putih, roti tawargandum memiliki jumlah karbohidrat lebih tinggi. Dalam satu lembar roti tawar gandum, ada 12,26 gram karbohidrat. Kandungan glikemik rendah dalam karbohidrat roti gandum membuatnya aman untuk dikonsumsi oleh orang yang memiliki kadar gula darah tinggi atau penderita diabetes.
  3. Protein
    Protein dalam gandum dinamakan gluten. Kadar protein dalam gandum dapat diukur dari tingkat keras- lembutnya roti. Semakin keras, maka roti gandum mengandung semakin banyak protein. Kandungan protein rata- rata dalam selembar roti gandum adalah sekitar 5 gram.
  4. Bibit gandum
    Kandungan bibit gandum dalam selembar roti gandum berguna untuk menyehatkan kulit, karena gandum mengandung vitamin E. Selain itu, gandum juga mengandung omega 3 yang baik untuk perkembangan otak.

Manfaat Roti Gandum Bagi Kesehatan Tubuh

Roti gandum memiliki banyak manfaat, antara lain:

  1.  Membantu program diet karena kandungan serat tingginya yang baik untuk pencernaan.
  2. Menurunkan kolesterol karena mampu mengikat asam empedu yang dapat menyebabkan  kolesterol.
  3. Mengandung serat pangan tinggi.
  4. Mengandung banyak vitamin dan mineral seperti vitamin E, B2, Niasin, dll.
  5. Baik bagi penderita diabetes karena kandungan glikemiknya rendah.2. Roti beras merah

roti2
Roti ini sangat cocok bagi anda yang sedang menjalani program diet. Roti ini sangat membantu menurunkan berat badan. Roti ini rendah kalori dan gula, yang membuat Anda tetap semangat dan enerjik.

  1. Mangan

Mangan membantu produksi energi dari protein dan karbohidrat, serta membantu pembuatan asam lemak yang penting bagi sistem saraf. Mangan juga berfungsi untuk membantu pembentukan kolesterol sehat.

  1. Magnesium

Magnesium, selain menguatkan tulang, juga menjadi bagian dari 300 enzim di dalam tubuh, termasuk enzim yang mengatur penggunaan insulin, yang berperan dalam penyakit diabetes.

  1. Serat

Kandungan serat yang tinggi akan mempercepat masa tinggal sisa makanan dalam usus, sehingga menurunkan risiko kanker usus. Terlebih, beras merah juga kaya selenium, yang dapat mengurangi risiko kanker ini. Beras merah juga meningkatkan metabolisme dan membuat Anda merasa lebih kenyang untuk waktu yang lama.

  1. Kesehatan Wanita

Mengonsumsi minimal 6 porsi beras merah per minggu sangat baik untuk wanita pascamenopause yang punya problem kolesterol, tekanan darah tinggi, dan gejala penyakit jantung.

  1. Baik untuk Diet

Karena konsentrasinya berserat, beras merah memberi efek yang membuat usus bergerak secara sehat dan dapat membantu menurunkan berat badan.

  1. Mencegah Diabetes

Mengganti nasi putih dengan beras merah dalam menu makan sehari-hari dapat membantu mengurangi risiko terkena diabetes tipe dua. Selain itu, beras merah dikatakan oleh ahli memiliki sifat yang baik bagi jantung.

Meski beras merah lebih baik dalam hal kandungan gizi, namun masih banyak yang tidak mengetahuinya. Selain itu, keberadaan beras merah memang cukup jarang di pasaran dan harganya pun masih tinggi.

3. Roti dari biji-bijian

roti3  roti4

Roti ini dianggap yang paling sehat dalam menurunkan berat badan. Roti ini terbuat dari biji-bijian dan mengandung mineral dan vitamin. Roti ini juga sangat menyehatkan. Mengosumsi roti ini membantu mengurangi risiko kolesterol dan gula darah tinggi.

4. Roti oat

roti5 roti6

Roti ini juga menjadi pilihan yang tepat untuk diet. Roti ini mengandung karbohidrat yang baik. Membuat Anda cepat kenyang dalam waktu yang lama. Kandungan dan Manfaat Oatmeal

Selain mengandung serat yang tinggi, oatmeal juga mengandung vitamin B1, fosfor, protein, dan magnesium yang memiliki peran dalam memproduksi energi. Dengan adanya kandungan-kandungan tersebut, produk gandum ini menawarkan manfaat kesehatan yang banyak bagi tubuh. Apa saja itu? Simak ulasannya berikut ini..

  1. Menurunkan kolesterol
    Oatmeal kaya akan serat larut, dimana serat jenis ini mampu menghambat tubuh untuk menyerap kolesterol LDL (kolesterol jahat). Satu setengah cangkir oatmeal mengandung lebih dari 5 gram serat. Jumlah tersebut cukup untuk mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh.
  2. Mengurangi risiko hipertensi
    Berkat kandungan seratnya yang tinggi, oatmeal tidak hanya menyehatkan jantung, namun juga dapat menurunkan risiko tekanan darah tinggi. Wanita menopause yang cenderung berisiko mengalami hipertensi disarankan untuk mengonsumsi setidaknya 6 porsi oatmeal setiap minggunya. Penelitian menunjukkan bahwa pria bisa mengurangi risiko gagal jantung apabila mereka mengonsumsi semangkuk sereaal oatmeal atau gandum setiap harinya.
  3. Membantu melawan radikal bebas
    Oatmeal mengandung antioksidan jenis tertentu yang bernama avenanthramide. Antioksidan tersebut dapat melawan radikal bebas yang menyerang kolesterol baik (HDL). Selain itu, senyawa ini juga dapat melindungi kolesterol LDL (jahat) dari proses oksidasi sehingga risiko penyakit kardiovaskular bisa diperkecil.
  4. Mencegah kanker payudara
    Penelitian menunjukkan jika wanita yang mengonsumsi serat dalam jumlah tinggi memiliki risiko yang lebih kecil untuk terkena kanker payudara, terutama jika seratnya berasal dari gandum. Serat tidak larut dalam serelia utuh dapat menurunkan kadar estrogen dalam tubuh dan menyerang karsinogen, sehingga mampu melindungi tubuh dari perkembangan kanker. Sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa wanita pra-menopause mengalami penurunan risiko kanker payudara hingga 41 % hanya dengan mengonsumsi serat dari serelia utuh atau biji-bijian.
  5. Mencegah pengerasan arteri
    Avenanthramide tidak hanya membantu mencegah penyakit jantung, namun antioksidan ini juga dapat mencegah pengerasan arteri. Avenanthramide bekerja dengan menekan produksi molekul yang mampu membantu pencegahan dinding arteri dari pengerasan.

Penelitian menunjukkan jika wanita menopause yang mengonsumsi 6 porsi serelia utuh dalam seminggu dapat mengurangi risiko perkembangan aterosklerosis. Aterosklerosis merupakan suatu kondisi dimana terjadi penumpukan plak pada sepanjang lorong-lorong pembuluh darah. Hal tersebut menyebabkan lorong-lorong dari arteri semakin menyempit. Manfaat oatmeal untuk kesehatan kardiovaskular akan menjadi lebih hebat jika dikombinasikan dengan vitamin C.

  1. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
    Ada beberapa jenis serat yang disebut beta-gluten di dalam oatmeal. Serat ini dapat melindungi tubuh dari penyakit jantung dan juga meningkatkan sistem imunitas. Hal ini akan membantu sel-sel kekebalan tubuh untuk mencari dan memperbaiki daerah yang terserang infeksi bakteri.
  2. Mencegah perkembangan diabetes
    Selain serat, oatmeal juga kaya akan magnesium yang dapat mengatur insulin dan kadar glukosa. Beberapa penelitian menemukan bahwa selama delapan tahun, wanita yang mengonsumsi makanan seperti sereal mengalami penurunan risiko sebesar 31 persen. Untuk mendapatkan manfaat yang maksimal, anda bisa menambahkan susu rendah lemak ke dalam oatmeal. Susu rendah lemak diketahui juga mampu menurunkan risiko diabetes.
  3. Mencegah obesitas
    Berkat kandungan seratnya yang tinggi, oatmeal dapat membuat perut jadi terasa kenyang lebih lama. Hal tersebut tentunya juga akan mencegah anda untuk makan lebih banyak, khususnya makanan-makanan ringan yang mengandung tinggi gula. Penelitian telah menunjukkan rendahnya risiko obesitas pada anak-anak yang makan oatmeal secara rutin.
  4. Bisa dikonsumsi pasien celiac
    Sebagai informasi, anak-anak maupun orang dewasa yang menderita penyakit celiac umumnya tidak bisa mengonsumsi gluten. Gluten merupakan senyawa protein yang ada pada gandum. Namun demikian, penelitian menunjukkan bahwa pasien celiac dapat makan oatmeal walaupun mengandung sedikit gluten. Celiac merupakan sindrom malabsoprsi dimana usus tidak mampu menyerap nutrisi makanan.

Alih Bahasa       : Sapodo Bertoes

Diupload Oleh : Adit & Udin

Sumber             : manfaatnyasehat.blogspot.com

Leave a Reply

six + 4 =