Beberapa Contoh Bentuk Batu Opal (Batu Kalimaya)

By: | Tags: | Comments: 0 | June 1st, 2015

Pada postingan kali ini saya akan membahas tentang Batu Opal (Kalimaya) atau Biduri Kluwung berwarna putih, abu-abu, ungu-putih seperti awan yang di selimuti mega dan terlihat bintang-bintang warna emas. Batu kalimaya termasuk dalam golongan batu mulia tanggung atau sela aji naaya (halfedelsteen) dan memiliki nilai kekerasan 5,5 sampai 6.

Keindahan batu opal yang luar biasa membuat kagum banyak orang dan tertarik untuk memiliki. Sering kali tampak warna dan nyala yang hidup seakan-akan berganti, oleh karena itu ada yang menamakan fatamorgana opal atau opal wulung. Susunan kimianyapun sederhana, yaitu kiezelzuur dan airdengan bercampur bermacam-macam logam yang menyebabkan terjadinya warna-warna yang seakan hidup dan berganti-ganti.

Pada zaman dulu batu opal itu diberi nama pederos yang asal kata dari puer yang artinya ‘anak’. Hal ini dikarenakan sifatnya sederhana namun mempesona bagaikan anak yang mungil. Batu opal atau kalimaya dapat ditemukan di India, Tiongkok, Mesir, Sri Lanka, Mexico, Australia, Philipina, Vietnam, Birma, Amerika, Eropa, Machuria, dan Indonesia(opal putih ditemukan dibilangan Garut dan Pelabuhan Ratu(Sukabumi).

Berbagai pendapat orang yang berbeda-beda mengenai khasiat batu kalimaya Ada yang mengatakan batu ini tidak baik, hanya menimbulkan nafsu birahi saja pada pemakainya, membuat pikiran kacau, menggoncangkan urat syaraf. Perempuan yang alim jika memakai batu ini dalam waktu dua atau tiga bulan bisa berubah menjadi genit, suka berbuat serong, congkak, dan malas. Tapi kebalikannya ada yang menganjurkan orang memakai Batu ini untuk membahagiakan si pemakai, menyembuhkan penyakit lemah zakar(impotensi), memberi kekuatan ingatan, memberi penawar dalam kesusahan. opal hitam adalah pembawa kebahagiaan, tetapi jika orang tidak cocok memakainya bisa membawa kesialan/kecelakaan.

Para ahli batu-batuan berpendapat, bahwa sejak berjuta-juta tahun, bagian utara dari New South Wales (Australia), Victoria, dan Australia selatan diliputi telaga yang dangkal. Di sanalah oarang menemukan sisa tulang-tulang yng membatu/posil dari binatang -binatang purbakala, tulang geraham, dan gigi-gigi buaya yang berlapis opal. Menurut Empire Review, satu-satunya tempat di dunia dari kalimaya hitam adalah parit atau tambang batu jenis itu di Lighting Ridge, dekat Darling, wilayah New South Wales (autralia). disini banyak berkeliaran binatang kangguru. Batu opal hitam ini memang mempunyai dasar hitam, tetapi memancarkan aneka warna bianglala/pelangi sehingga mirip dengan warna-warna bulu merak yang indah. opal hitam yang terbesar di sebut Pandora dan harganya ditaksir beberapa ribu pound sterling.

Di buat Oleh : Sapodo Bertoes

Di Upload oleh : Hanifa

Leave a Reply

seventeen − eight =