HALLO GOOD MORNING Juragan “ LPG-Warung Nasi – Persewaan Alat PESTA “

By: | Tags: | Comments: 0 | Januari 4th, 2016

Nama              : Bapak Suna e4fffferf
Pasangan         : Ibu Ita Rosita
Alamat            : Kp. Pecunlur / Ngamplang Cilawu, Jawa Barat
Nomor HP       : 081312831882
Pensiun            : Mei 2014
Usaha              :
– Berjualan tabung gas LPG

– Warung nasi

– Jasa penyewaan peralatan pesta

Mulai Usaha    : Tahun 2013
Modal Awal     : ± 150 Juta
Omset              : ± 32 Juta / bulan

Bapak Suna adalah seorang anggota The Coach dari Djarum Jawa Barat yang sudah memasuki masa purna bhakti per Mei 2014. Kegiatan Beliau saat ini adalah menjalankan usaha berjualan LGP 3 kg di rumah tepatnya di Kp. Pecunlur / Ngamplang Cilawu, Jawa Barat. Selain itu Bapak juga menyewakan peralatan untuk persiapan pernikahan mulai dari kuade hingga alat untuk prasmanan. Saat ini Bapak dan Ibu dalam kondisi sehat.

Sebelum memasuki masa purna, Bapak dan Ibu sudah mempunyai usaha dibidang kuliner yaitu berjualan nasi penyetan di pinggir jalan raya dan juga berjualan gas LPG 3 kg. Saat itu warung penyetan Ibu tempatnya masih sewa. Warung nasi buka mulai pukul 16.00 hingga malam ( sampai habis ). Dari usaha buka warung nasi penyetan, per harinya Ibu bisa memperoleh omset 500 ribu/hari.

Tahun 2013, Bapak mulai mencoba berjualan gas LPG untuk persiapan nanti saat masuk masa purna. usaha berjualan gas LPG 3 kg pun berkembang dengan baik. Perminggunya Bapak bisa menghabiskan 80 tabung dengan harga jual 15 ribu. Per tabung Bapak memperoleh keuntungan 1.750. tetapi saat ini penjualan tabung gas LPG mulai menurun karena harga jual yang semakin tinggi dan juga sulitnya mendapatkan tabung gas LPG.

Hal ini dikarenakan setiap daerah sudah diberikan kuota sendiri. Hal ini menyebabkan penjualan tabung gas LPG menurun drastis. Untuk mengantisipasi hal itu, Bapak sudah mulai melirik usaha yang lain. Saat itu ada seseorang yang mau menjual perlengkapan untuk penikahan. Karena orangnya lagi membutuhkan uang, maka dia menjual dengan harga yang murah yaitu 50 juta. Saat itu Bapak belum punya uang, kemudian Bapak memberi DP dan pelunasannya nanti setelah dapat uang pensiun.

Setelah Bapak pensiun, Mei 2014 usaha persewaan alat alat pernikahan sudah mulai dijalankan. Bapakpun mulai membeli mobil bekas untuk mengangkut perlengakapn yang ada. Total modal yang dikeluarkan oleh Bapak saat itu mencapai 150 juta.

Usaha Bapak tidak sia-sia. Bapak pun mulai bekerjasama dengan perias sehingga job pun terus berdatangan. Untuk sekali sewa Bapak memberikan tarif 1-2 juta. Setiap bulannya kira-kira ada 8 kali . hingga saat ini pun Bapak sudah mempunyai pegawai 5 orang. Bapak membagi hasilnya 40% untuk pekerja dan 60% untuk Bapak suna.

Banyak juga kendala yang bapak Suna alami, antara lain jika mendapatkan pelanggan yang cerewet. Sudah dipasang minta dibongkar, sehingga Bapak membutuhkan waktu dan tenaga yang lebih. Tetapi semuannya ini Bapak lakukan dengan senang hati. Bapak juga selalu mengajarkan kepada para karyawannya untuk selalu tersenyum menghadapi konsumen.

Leave a Reply

two + 16 =