Limbah Kerang Jadi Produk Bernilai Tinggi di Aceh

By: | Tags: | Comments: 0 | Agustus 7th, 2014

Banda Aceh -Kerang Chu dan limbah kerang dara bisa ‘disulap’ menjadi kerajinan tangan seperti bola lampu hias, piring, gantungan kunci, meubel, vas bunga dan suvenir, yang bernilai tinggi.

Masyarakat Gampong Deah Baro Kecamatan Meuraxa, Banda Aceh sudah memulai usaha kerajinan tersebut sejak 2012 silam setelah dibantu oleh Klinik Iptek Mina Bisnis (Kimbis) Kementerian Perikanan dan Kelautan (KKP).

Pada awal masuk ke Aceh, Kimbis bertujuan melakukan pembinaan pemberdayaan masyarakat bidang pengelolaan limbah. Saat itu mereka melihat limbah kulit kerang sangat banyak di Banda Aceh dan
dibuang begitu saja. Mereka pun akhirnya berinisiatif menggarap masyarakat pesisir gampong DeahBaro memanfaatkan limbah kerang tersebut dengan teknologi.

“Waktu itu kami menawarkan ide yang bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, maka muncullah ide limbah kerang,” kata koordinator Balai Besar Penelitian Kelautan dan Perikanan, Armen Julham, di Banda Aceh, Kamis (26/6/2014).

Menurut Julham, pihaknya memberi pelatihan kepada warga sehingga tak lama kemudian masyarakat berhasil menghasilkan kerajinan tangan bernilai tinggi. Iaber harap Pemerintah Kota Banda Aceh mendukung perajin dengan membeli dan menyediakan alat-alat yang dibutuhkan untuk mengolah limbah kerang tersebut.

“Kami mengharapkan agar Pemkot mensupport mereka dengan menyediakan alat-alat yang dibutuhkan karena kita kita ingin saling mengisi agar ilmu mereka tidak hilang,” harap Julham.

Sementara itu, Asisten Keistimewaan, Ekonomi dan Pembangunan Setda Kota Banda Aceh Bahagia, mengatakan, kerajinan tangan yang dihasilkan warga dari olahan kerang dapat meningkatk antara ekonomi masyarakat jika dipasarkan. Ia berharap produk yang dihasilkan dapat dibentuk sesuai dengan ikon-ikon yang ada di Kota Banda Aceh seperti bentuk kapal PLTD Apung, museum tsunami, kapal di atas rumah dan lainnya. “Ini sebagai produk ekonomi kreatif yang sangat menjanjikan,” kata Bahagia.

Menurutnya, olahan limbah kerang ini mempunyai dampak positif karena menguntungkan masyarakat dan dapat mengharumkan nama Banda Aceh. Untuk tahap promosi, katanya sebagai langkah awal produk olahan limbah kerangakan dipajang di beberapa even dan toko-toko sovenir yang ada di Kota Banda Aceh.

“Sampel-sampel yang indah akan kita pamerkan di acara penting seperti pameran dan toko suvenir yang ada di Kota Banda Aceh,” jelasnya.
Sumber : detik.com

Leave a Reply

4 × four =