Mari beternak Mentok

By: | Tags: , , , | Comments: 0 | Januari 6th, 2015

The-Coach – Ternak mentok memiliki peran besar dalam pemenuhan protein hewani, selain itu penghasil daging menthok juga penghasil telur . Jenis itik-mentok yang tahan hama dan cepat besar adalah hasil perkawinan silang itik betina petelur dan entok jantan melalui inseminasi buatan.

Budidaya Menthok penghasil daging mempunyai beberapa keunggulan:

  1. Pertumbuhannya cepat
  2. Mempunyai bobot potong yang lebih besar
  3. Rasanya dagingnya tidak amis dan gurih (sebelum atau sesudah dimasak)
  4. Tekstur daging yang lebih empuk
  5. Biaya produksi yang rendah karena entok pemakan segala
  6. Kadar lemak yang dimiliki rendah yakni hanya 1% pada area dada dan 1,5 % pada area paha. Bandingkan dengan ayam broiler yang mana lemaknya terdiri atas 6,8% pada bagian paha dan 1,3% pada bagian dada.
  7. Mentok memiliki masa pemeliharaan yang relatif pendek yakni sekitar 8 – 10 minggu saja, dimana dalam jangka waktu tersebut entok sudah mencapai-bobot-sekitar-2,5-kg/ekor.
  8. Menthok itu tahan terhadap segala macam penyakit yang menyerang unggas

Beberapa hal yang perlu ditentukan sebelum anda memulai berternak mentok diantaranya-sebagai-berikut:
1. Mengapa-Mentok
Jika entok dibudidayakan secara intensif atau dijadikan sumber penghasilan yang utama, maka bila
memungkinkan kembangkan usaha budidaya entok ini untuk memenuhi permintaan dari luar daerah. Tetapi bila usaha budidaya entok hanya dijadikan usaha sampingan saja, maka cukup fokuskan untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal dan usahakan tidak mengeluarkan banyak modal serta batasi tenaga kerja.
2. Menentukan-lokasi
Beternak entok bisa diterapkan hampir di seluruh daerah, bisa di area pantai, daerah berbatu maupun berumput, atau di pegunungan. Namun, agar memperoleh hasil yang cukup optimal, peternak perlu mempertimbangkan-hal-hal-berikut

  1. Usahakan memilih lokasi yang jauh dari kebisingan karena entok tidak menyukai keramaian.
  2. Lokasi pemeliharaan seperti ini bisa membuat induk entok enggan untuk bertelur.
  3. Lokasi beternak harus terpisah dari area pemukiman penduduk, sebab entok menghasilkan bau yang kurang sedap.
  4. Usahakan lokasi pemeliharaan entok dekat pada sumber air. Komposisi tubuh entok
    hampir 75% terdiri atas air. Bobot entok menunjukkan jumlah konsumsi air entok tersebut.
  5. Pembuatan kandang harus mempertimbangkan-ventilasi-yang-cukup, sebab menthok mengeluarkan bau.
    Sudah diketemukan cara untuk menghilangkan bau kotoran menthok agar tidak di komplian oleh tetangga, yaitu dengan menggunakan : probiotik dan suplemen ternak yang kami beri nama “SOC HCS”. Produk ini dicobakan untuk bebek pedaging, petelor serta menthok.
    Manfaat SOC HCS
  • Mengurangi polusi bau khususnya pada kandang ternak dan lingkungan sekitarnya.
  • Mengurangi stres pada ternak
  • Menyehatkan ternak
  • Menyeimbangkan mikroorganisme di dalam perut ternak
  • Meningkatkan nafsu makan ternak
  • Menekan penyakit pada ternak
  • Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ternak

SOC HCS ini adalah cairan probiotik yang diperkaya dengan ramuan herbal dari bahan-bahan tanaman rempah yang berkhasiat untuk kesehatan ternak unggas. Semua bahan diolah tanpa zat kimia tambahan apapun sehingga SOC HCS ini bebas dari bahan kimia berbahaya.

Cara penggunaannya pun mudah, cukup dengan mencampurkan 3 cc SOC HCS ini kedalam 10 liter air minum, atau bisa juga dengan mencampurkannya dengan makanan. Takaran 3 cc cuma sekedar acuan, bisa lebih disesuaikan dengan kondisi ternak. Tidak akan terjadi over dosis karena SOC HCS merupakan cairan herbal.
3. Akses-listrik,jalan,dantelepon
Listrik sangat menunjang kelancaran budidaya entok. Listrik bisa dimanfaatkan sebagai penghangat bagi anak mentok, penggerak pompa air, maupun untuk sumber penerangan. Akses jalan juga sangat penting bagi kelangsungan usaha budidaya menthok, karena bermacam aktivitas dilakukan melewati akses jalan tersebut. Sebagai contoh, pengiriman daging dan bahan baku pasti memanfaatkan fasilitas jalan. Sedangkan telepon dapat digunakan untuk sarana komunikasi dengan konsumen maupun-penyedia-bahan-pakan.

4. Kondisi-lingkungan-masyarakat
Kondisi lingkungan masyarakat sekitar sangat mempengaruhi usaha budidaya mentok. Interaksi dan komunikasi dengan masyarakat sekitar harus terjaga dengan baik untuk menghindari kemungkinan munculnya hambatan dari masyarakat. Misalnya, masyarakat setempat bisa jadi tidak memberikan izin penggunakan lokasi untuk usaha budidaya entok terkait bau yang dihasilkan mentok. Oleh sebab itu, peternak perlu memperhatikan kondisi masyarakat sekitar. Bila peternak membutuhkan tenaga tambahan, alangkah baiknya mengambil pekerja tambahan dari lingkungan tersebut. Selain ikut memberdayakan masyarakat sekitar lokasi, tenaga kerja setempat juga dapat membantu menjaga keamanan-lokasi-budidaya.

5. Pengadaan-bibit
Pengadaan bibit mentok dilakukan melalui penyilangan mentok jantan dan itik betina. Pengawinan mentok jantan (dengan bobot sekitar 5 kg) dan itik betina (bobot sekitar 1,5 kg) selanjutnya menghasilkan entok dengan bobot minimal seberat 3 kg. Sementara pengawinan itik jantan (bobot rata-rata 1 kg) dengan entok betina (bobot rata-rata 1.5 kg) hanya menghasilkan itik berbobot 1 kg saja. Kawin silang ini pada praktek sebenarnya susah dilakukan, mengingat bobot dan ukuran entok jantan jauh lebih berat dan besar dibandingkan itik betina. Sehingga, pengawinan silang itik dan entok tersebut biasanya-dilakukan-melalui-kawin-suntik/inseminasi-buatan.

6. Penyediaan-pakan
Untuk budidaya mentok secara intensif, ketersediaan pakan seringkali menimbulkan masalah karena hampir semua peternak masih bergantung pada pakan pabrik, dimana persentase penyediaan pakan ini mengambil porsi sekitar 60-70 % dari total biaya produksi. Pemberian pakan pada sistem intensif terbagi menjadi dua kelompok yakni pakan untuk : starter ( mentok kecil hingga berumur 3 minggu ) serta finisher / grower( adalah anak mentok yang berumur 3 minggu hingga 3 bulan ).
Ransum untuk entok dapat diramu melalui pencampuran bahan limbah perikanan, pertanian, dan pakan pabrikan (jenis pur dan konsentrat). Untuk jenis limbah perikanan atau pertanian contohnya adalah :

  • Menir
  • Dedak padi
  • Bungkil kelapa
  • Jagung giling
  • Kepala udang
  • Keong mas, dan ikan rucah segar.
    Komposisi ransum untuk kelompok starter yakni menir dan pur komersial dicampur dengan perbandingan 1 = 2, sementara untuk kelompok grower bisa menggunakan formula berikut; pakan kelompok starter kurang lebih 20-40 gram/ekor/hari sebanyak 3-4 kali, atau 40-60 gram/ekor/hari sebanyak-2-3-kali.
    Dengan pemberian pakan yang baik yang berkalori yang cukup maka akan sangat berpengaruh pada
    Peningkatan bobot mentok yang terjadi sangat cepat pertumbuhan bobotnya. Sekalilagi asupan pakan yang memadai dan berkualitas akan mempengaruhi bobot entok.
    Nomor Umur Berat Maximal
  1. 5 Minggu 1.3 kg
  2. 2. 10 Minggu 2.5 kg
  3. 36 Minggu 5 – 8 kg

7. Penyakit-Mentok-dan-pencegahannya
Mentok sebenarnya cukup tahan terhadap serangan penyakit, mengingat daya adaptasinya yang sangat baik terhadap kondisi perubahan lingkungan. Namun, ada beberapa penyakit yang ditemukan pada mentok muda akibat tidak berfungsinya faktor-faktor utama penunjang budidaya mentok, seperti:

  1. Masalah sanitasi
  2. Manajemen
  3. Biosecurity
  4. Perubahan-lingkungan-yang-diakibatkan-oleh-suhu-dan-cuaca.

Jenis-jenis penyakit tersebut diantaranya adalah :

  1. Sallmonellosis (disebabkan oleh bakteri S. entritidis dan Salmonella typhimurium)
  2. Botulismus (disebabkan bakteri Clostridium botulinum)
  3. Fowl pox
  4. Fowl cholera
  5. Avian chlamydiasis
  6. Coccidiosis
  7. Avian influenza, dan sebagainya.

Untuk pencegahan penyakit-penyakit ini biasanya ditempuh dengan cara :

  1. Memperbaiki sanitasi kandang
  2. Peningkatan kualitas pakan
  3. Pemberian vaksinasi.

Sedangkan ternak yang telah terserang bisa diberikan antibiotik semisal :

  1. Furasolidine
  2. Sulfadimidin
  3. Spreptomycin
  4. Tetramysin
  5. Oxytetrasiklin.
  6. Cara-menjual-hasil-ternak

Jangan dijual dipasar atau dijual pada tengkulak. Solusinya adalah Jadilah “ PETERNAK PENGUSAHA “ artinya hasil ternak anda sebaiknya dijual dalam bentuk makanan/olahan jadi. Maka profit anda akan mencapai 300 kali lipat dibanding dengan cara anda menjual langsung kepasar atau kepada para tengkulak.
Beberapa contoh bentuk makanan jadi dari bahan daging menthok misalnya :

  1. Digoreng + sambal Lalapan
  2. Dimasak Gulai “ Gulai Menthok pertama & satu-satunya “
  3. Dibuat ABON Menthok
  4. Menthok tulang lunak/presto
  5. Sate menthok
  6. Mentok bakar/panggang
  7. Rica-rica Menthok puedas pol
  8. Menthok masak santan pedas .

Beberapa Resep yang berbahan dari daging Menthok

methok34

Resep : Menthok Tulang Lunak/Presto
Bahan :

  • 1 ekor Menthok Muda, bersihkan
  • 50 ml Air Jeruk Nipis
  • 1.5 Liter Air
  • 2 cm Lengkuas, memarkan
  • 3 lembar Daun Jeruk
  • 2 batang Serai, memarkan
  • 1 cm Jahe, memarkan
  • Minyak untuk menggoreng secukupnya

Bumbu Yang Dihaluskan :

  • Bumbu 8 butir Bawang Merah
  • 4 siung Bawang Putih
  • 4 butir Kemiri
  • 1/2 sdt Ketumbar
  • 2 cm Kunyit, bakar
  • 1 sdt lada putih bubuk
  • 1 sdm Garam
  • 1 sdt Gula Pasir

Cara Memasak

  1. Semua bumbu halus dimasukan kedalam presto + 3 liter air
  2. Masukan mentok utuh lalu ditutup prestonya
  3. Masak dengan api kecil selama 1 jam ( dihitung mulai bunyi suling presto )
  4. Matikan kompor, diamkan hingga panic presto tidak ada tekanan udara lagi.
  5. Angkat dan goreng dengan minyak yang banyak
  6. Matang sajikan

Bumbu Sambal Kecap:

  • Kecap Manis 5 sendok
  • perasan jeruk lemon
  • cabe rawit & tomat yang di potong-potong
  • Lalapan: Tomat & timun

Resep : Sate Menthok

satemethok

Bahan:
• 750 gram daging bebek, iris memanjang
• 4 sdm air asam
• 6 sdm kecap manis
• 5 sdm margarine
Haluskan:

  • 1 ½ sdm ketumbar
  • 1 sdt jintan
  • 3 sdm gula merah
  • 1 ½ sdt garam
  • Penyedap jika suka
  • Sambal kacang:
    • 150 gram kacang goreng, haluskan
    • 12 buah cabai rawit merah rebus, haluskan
    • 75 ml air matang
    • 2 butir jeruk limau, ambil airnya
    • 2 sdm kecap manis
    • Pelengkap: bawang goreng, lontong dan acar mentimun

Cara membuat:

  • Campur daging bebek dengan bumbu halus, air asam, kecap manis, dan margarine. Diamkan selama 45 menit.
  • Ambil tusuk sate. Tusuk masing-masing 4-5 potong daging, bakar sate di atas bara api sampai matang sambil diolesi sisa bumbu perendam.
  • Sambal kacang: campur semua kacang goreng yang sudah dihaluskan, cabai rawit merah, air, air jeruk limau, dan kecap manis. Aduk rata, tambahkan air jeruk limau dan kecapkemudian aduk rata.
  • Sajikan sate dengan bawang goreng, lontong, dan mentimun.

Resep : Rica-rica Menthok

ricamethok

Bahan

  • 1 ekor entok dipotong 8 bagian
  • 1 sendok makan air jeruk nipis
  • 400 ml air
  • 2 sendok makan minyak goreng
  • 1 sendok teh gula pasir
  • 1 sendok teh garam

Bumbu halus:

  • 5 buah cabai merah
  • 8 butir bawang merah
  • 3 siung bawang putih
  • 2 cm jahe
  • 1 buah tomat

Cara membuat:

  1. Panaskan minyak lalu masukkan gula pasir. Aduk hingga larut.
  2. Masukkan bumbu halus, garam, entok, dan air jeruk nipis.
  3. Setelah entok berubah warna, tuangkan air.
  4. Masak hingga entok lunak. Bila perlu, boleh ditambahkan air.
  5. Panggang entok sebentar lalu sajikan dengan nasi hangat.

Ditulis oleh       : Sapodo & Novi

Diposting Oleh : Adit & Udin

Leave a Reply

17 − sixteen =