Mari Kita Konsultasi Dengan Dokter

By: | Tags: | Comments: 0 | June 22nd, 2015

Pertanyaan :

Anggota The Coach :

Dok, saya mempunyai cucu usianya 10 bulan, makanan apa saja yang boleh saya berikan, agar cucu saya tumbuh sehat ?

Jawaban Dokter :

  1. Boleh diberi buah buahan yang segar contoh : avokad , Apel, Jeruk bayi, Pepaya, Pisang, Pir dan melon
  2. Boleh diberi jenis kacang-kacangan contoh : kacang hijau- kacng kedelai/tempe/Tahu – Kacang polong – Susu kedelai – Kacang merah dll
  3. Sayuran segar contoh: Bayam-Buncis-Brokoli-Labu-Tomat-Wortel.
  4. Daging sebagai sumber protein hewani contoh : daging Sapi tanpa lemak – Daging Ayam – Ikan segar ( kakap,tengiri,salmon,hati ayam,susu,keju,mentega ) dll
  5. Umbi umbian contoh : kentang – ubi jalar – singkong

Tetapi hindari makanan bayi yang bisa menimbulkan Alergi- dan Diare. Contohnya:

  1. Buah yang banyak mengandung gas : Nangka-Mangga dan segala buah yang rasanya masam.
  2. Bumbu penyedap missal : MSG atau Pemanis buatan atau Kaldu Instan.
  3. Bumbu rempah yang pekat misalnya: Merica dan Cabe
  4. Cokelat : segala macam jenis coklat bayi masih belum boleh
  5. Kacang-kacangan yang Hard strong misalnya : Mente – Almond – Kenari – Kacang Tanah.
  6. Makanan yang terlalu asin : artinya makanan yang mengandung banyak garam seperti telur asin-Ikan asin

Pertanyaan anggota The Coach.

Dokter Indah yang baik hati……Vitamin apa saja yang sangat bermanfaat bagi Bayi ? terimakasih

Jawab Dokter :

  1. Vitamin A : Berperan penting dalam memelihara fungsi penglihatan, membantu proses metabolisme secara umum, membantu proses reproduksi, dan memelihara kesehatan jaringan epitel (jaringan penutup permukaan luar tubuh). Kekurangan vitamin ini bisa menyebabkan beberapa gangguan pada pertumbuhan anak. Sumber makanan vitamin A bisa berasal dari bahan pangan hewani (hati, telur, daging) dan nabati (sayuran hijau, umbi-umbian kuning dan oranye, buah-buahan yang berwarna).
  2. Vitamin B Kompleks : (B1, B2, B3, B6, Asam Folat, B12), berperan penting dalam pertumbuhan otak fungsi, juga berhubungan erat dengan fungsi enzim.
  3. Vitamin C : berfungsi sebagai antikosidan yang menghambat pembentukan nitrosamin, membantu metabolisme obat, respon imen sintesis stereoid, anti-inflmasai, dan penyembuhan luka. Kekurangan vitamin ini dapat mengakibatkan terganggunya sintesis kolagen (scurvy), penurunan imunitas, dan lambatnya penyembuhan luka. Vitamin C banyak terdapat dalam buah dan sayuran segar.
  4. Vitamin D : berfungsi untuk meningkatkan penyerapan kalsium (Ca) dan fosfat di dalam usus serta mendorong pembentukan garam-garam Ca di dalam jaringan yang memerlukannya. Sumber makanan yang banyak mengandung vitamin ini di antaranya kuning telur, telur utuh, hati, mentega, keju, susu sapi, minyak hati ikan, yoghurt, krim atau kepala susu, dan ikan berlemak. Sedangkan kekurangan vitamin D dapat membentuk tulang bengkok (riket) pada anak.
  5. Vitamin E : berfungsi sebagai antioksidan serta berperan dalam metabolisme selenium yang berhubungan dengan kesehatan otak, sistem pembuluh darah, sel-sel darah merah, susunan otot skelet, jantung, hati, dan gonad. Kacang-kacang, terutama yang sudah berkecambah, banyak mengandung vitamin E. Defisiensi vitamin ini akan berimplikasi terhadap degenerasi membran sel, seperti mudah pecahnya membran sel darah merah.

Vitamin K : berfungsi untuk membantu proses pembekuan pada darah, antipenuaan dini, mencegah terjadinya penyakit jantung dan stroke, membantu protein tulang bekerja secara normal, menangani kanker karena bertindak sebagai racun dalam sel-sel kanker, mencegah penyakit alzheimer, serta mengontrol gula darah. Vitamin ini banyak terkandung dalam minyak kedelai, minyak zaitun, biji gandum, sayuran berwarna hijau, serta pangan hewani (hati dan limpa). Kekurangan vitamin K dapat menyebabkan pembekuan darah berlangsung lebih lama sehingga mudah terkena hemorrage (keluarnya darah dari pembuluhnya).

Leave a Reply

twelve + 13 =