Usaha Pantang Menyerah dari Tedi Sutendi (MPP PT.Djarum 2013)

By: | Tags: | Comments: 0 | Agustus 14th, 2014

Dear Teman-teman,

Semangat Pagi ……

Orang berani mencoba/mencari masalah itu lebih baik dari pada orang yang duduk termenung/berdiam  diri seperti orang yang tidak peduli. Contoh, Saat kita deketin pacar (Yang jadi pendamping hidup kita sekarang) itu pasti menghadap berbagai masalah dan kita coba berpikir untuk cari solusinyakan. Pertama kita kali datang ke orang tuanya pasti bertanya-tanya  dan dengan penuh kecurigaan.

Tapi kita berani menyampaikan kepada Orang tuanya bahwa kita ini pacarnya (dengan  resiko dimarahin/ditolak/dicuekin). Coba kalau kita berdiam diri, mungkin pacar yang kita incar sudah diambil orang. Demikian juga dengan kehidupan kita kalau mau berubah bukan orang lain yang merubah tapi diri kita sendiri. Teman – teman yang sudah mencoba berbagai usaha mungkin dari sekian macam usaha yang teman lakukan bukan hanya kesabaran saja tetapi harus UDJO;

Ulet                       : Dalam menjalankan usaha/pekerjaan

Doa                        : Berdo’alah dalam setiap mengawali kegiatan

Jujur                      : Jujurlah pada diri sendiri dan orang lain

Optimis                : Optimislah bahwa setiap usaha yang kita lakukan akan membawa hasil yang baik

Saya sendiri sudah bermacam- macam usaha yang dilakukan :

  1.  Toko kelongtong sudah tutup disharekan ke rekan dan tetangga Alhamdulliah sekarang rekan  dan tetangga tambah maju.
  2.  Kredit elektronik dishare ke Istri, Alhamdulillah tidak repot cari konsumen
  3.  Kost-kostsan saya serahkan ke Istri biar fokus dan Alhamdulillah lancer. Note : perlakukan penghuni seperti anak.
  4.  Property (tanah) masih jalan walau lahan yang dijalankan tidak luas
  5.  Ternak ayam potong (bareng ama rekan-rekan) belum menunjukan hasil yg baik /tidak rugi (masih belajar)
  6.  Ternak kambing masih jalan ditempat(hasil sangat kecil karena kurang focus/sambilan)

Dari semua usaha yang pernah saya lakukan, tidak semuanya berhasil dengan baik mungkin melalui tangan kedua (rekan/keluarga ) itu bisa jalan. Saya sendiri tidak merasa rugi tapi senang bisa berbagi, baik sama rekan maupun anggota keluarga. Melalui rangkaian kegiatan yang pernah saya lakukan diatas saya coba share ke rekan-rekan Pelatihan Masa Persiapan Purna Bhakti  bahwa pada intinya kita jangan pernah menyerah dan mau mencoba sesuatu yang baru. Yang saya dapatkan sekarang semakin banyak link/keluarga baru sehingga merasa menjadi kelurga besar dan sangat besar (jujur saja kalau kita kejar materi mungkin kita lupa bahwa  kita akan tua. Nah disaat sudah tua kita perlu teman/rekan). Semoga Teman-teman semua dapat menikmati dan menjalani hari tua dengan INDAH.

 

Salam,

Tedi & Fam

Leave a Reply

six + eighteen =